Lestarikan Tradisi, Kelurahan Blitar Adakan Bersih Desa

25 Agustus 2015 - 00:00:00 WIB

BLITAR - Seperti tahun-tahun sebelumnya, bersih desa di Kelurahan Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar tahun 2015 diisi dengan beberapa kegiatan. Selain kegiatan keagamaan, seni budaya tradisional juga mengisi rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari yaitu Kamis - Jum’at, 20 hingga 21 Agustus 2015. 


Supriyanto Lurah Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar pada Jumat (21/08) dikonfirmasi disela-sela kirab budaya menuturkan bahwa bersih desa di Kelurahan Blitar dilaksanakan setiap hari Jum’at pahing bulan jawa selo. Seluruh elemen masyarakat terlibat dalam kegiatan ini. Seperti pengurus RT /RW, LPMK, Karang Taruna dan elemen masyarakat lain. Sedangkan diantara acara yang masuk dalam rangkaian acara ritual Bersih Desa di kelurahan ini, dimulai hari Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB diisi dengan selamatan di makam-makam pepunden seperti makam Aryo Blitar, Bondan Palupi, Dipokromo dan lain-lain. Pukul 19.00 WIB di Balai kelurahan diisi dengan pengajian untuk masyarakat yang beragama Islam, sedangkan di Gereja bagi umat Kristen untuk doa bersama. Setelah itu diisi dengan karawitan dan pukul 24.00 WIB diisi dengan pemasangan sesaji menyebar di beberapa titik perbatasan Kelurahan Blitar serta malam tirakatan di balai kelurahan.


Sementara mulai Jum’at pagi diisi dengan kirab budaya, iring-iringan berupa panji-panji dan beberapa kesenian yang ada keliling kelurahan dengan start dan finish di depan kantor kelurahan. Selamatan massal juga tidak ketinggalan serta langen tayub hingga malam harinya. Rangkaian ritual bersih desa tidak bisa ditinggalkan, karena dilaksanakan secara turun-temurun. 


Hal senada juga disampaikan Nur Ali Ketua Panitia Bersih Desa di Kelurahan Blitar. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Blitar ini menyebutkan, sebelumnya juga dilakukan turnamen bola volly se-kelurahan. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan selain sudah menjadi tradisi yang tidak bisa ditinggalkan, juga untuk menjalin kebersamaan dan kegotongroyongan warga. Selain itu juga untuk melestarikan budaya. 


Dalam kirab budaya bersih desa Kelurahan Blitar diisi dengan kirab panji kelurahan.  Pasukan pembawa bendera merah putih oleh pelajar SMK PGRI 3, drum band Gelora Sukarno Muda SMAN 4, drum band SMK YP Kodya dan penampilan tujuh grup jaranan. Seperti grup jaranan Rukun Budaya dari RW 3, Guyubing Budoyo RW 4, Turonggo Mudho Utomo RW 1, Wargo Aryo Budoyo RW 4, Turonggo Satria Pinayungan RW 2,  Jaranan dan Reog Dewa Ruci RW 3 serta Turonggo Sri Wijaya RW 3, RW 4.(der)